GLOSSARY
KAMUS
OTOMOTIF
Istilah-istilah otomotif yang sering digunakan di bengkel, dijelaskan dengan bahasa sederhana.
40 istilah ditemukan
AC & Pendingin
Freon
Cairan pendingin dalam sistem AC mobil yang berfungsi menyerap panas dari dalam kabin. Freon yang rendah menyebabkan AC tidak dingin.
Kompresor AC
Komponen utama sistem AC yang memompa dan menekan freon agar mengalir ke seluruh sistem pendingin.
Kondensor
Komponen yang berfungsi mendinginkan freon dari bentuk gas menjadi cairan. Terletak di bagian depan mobil.
Evaporator
Komponen yang menyerap panas dari udara kabin dan mendinginkannya. Terletak di dashboard.
Receiver Drier
Filter yang menyerap kelembapan dan kotoran dari sistem AC sebelum freon masuk ke kompresor.
Expansion Valve
Katup yang mengatur aliran freon ke evaporator. Mengontrol tekanan dan suhu sistem AC.
Blower AC
Kipas yang meniupkan udara dingin dari evaporator ke dalam kabin mobil.
Mesin
Oli Mesin
Cairan pelumas yang melumasi bagian-bagian mesin agar bergerak mulus dan tidak cepat aus.
Busi
Komponen penghasil percikan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar mesin.
Timing Belt
Sabuk yang mengatur putaran poros crankshaft dan camshaft agar katup buka-tutup pada waktunya.
Filter Udara
Filter yang menyaring udara masuk ke mesin agar bebas dari debu dan kotoran.
Radiator
Komponen pendingin mesin yang mengalirkan air pendingin untuk mencegah mesin overheat.
Water Pump
Pompa yang mengalirkan air pendingin dari radiator ke blok mesin dan sebaliknya.
Thermostat
Katup yang mengatur sirkulasi air pendingin berdasarkan suhu mesin.
Alternator
Generator yang menghasilkan listrik untuk mengisi aki dan menyalakan perangkat elektronik mobil.
Aki (Baterai)
Sumber penyimpanan listrik untuk menyalakan mesin, lampu, dan perangkat elektronik lainnya.
Overheat
Kondisi mesin yang terlalu panas karena sistem pendingin tidak berfungsi dengan baik.
Transmisi
Transmisi Manual
Sistem transmisi yang dikendalikan oleh pengemudi menggunakan pedal kopling dan tuas persneling.
Transmisi Otomatis (Matic)
Sistem transmisi yang secara otomatis mengganti gigi tanpa perlu kopling manual.
CVT (Continuously Variable Transmission)
Jenis transmisi otomatis yang menggunakan belt dan pulley untuk perpindahan gigi yang halus.
Kopling (Clutch)
Komponen yang memutus dan menghubungkan putaran mesin ke transmisi saat pergantian gigi.
ATF (Automatic Transmission Fluid)
Cairan pelumas khusus untuk transmisi otomatis yang berfungsi melumasi dan mendinginkan.
Rem & Kaki-Kaki
Kampas Rem
Bantalan yang menekan rotor atau drum rem untuk memperlambat atau menghentikan kendaraan.
Disc Brake
Sistem rem cakram yang menggunakan kaliper dan kampas rem untuk pengereman lebih efektif.
Drum Brake
Sistem rem tromol yang menggunakan sepatu rem untuk menekan bagian dalam drum.
Master Rem
Komponen utama yang mengubah tekanan kaki pengemudi menjadi tekanan hidrolik pada sistem rem.
Shockbreaker
Peredam getaran yang menjaga roda tetap menempel di jalan dan memberikan kenyamanan berkendara.
Ball Joint
Sambungan bola yang menghubungkan sistem kemudi dengan sistem suspensi.
Tie Rod
Batang penghubung yang menghubungkan sistem kemudi ke roda depan.
Spuling (Coil Spring)
Per Spiral yang menyerap guncangan dari jalan untuk kenyamanan berkendara.
Kelistrikan
ECU (Engine Control Unit)
Komputer yang mengontrol sistem pengapian, injeksi bahan bakar, dan emisi gas buang.
Dinamo Starter
Motor listrik yang memutar mesin untuk menghidupkan mobil.
Injeksi (EFI)
Sistem bahan bakar elektronik yang menyuntikkan bahan bakar ke ruang bakar secara presisi.
Sensor O2
Sensor yang mengukur kadar oksida karbon dalam gas buang untuk mengatur campuran bahan bakar.
Perawatan
Tune Up
Servis berkala yang meliputi penggantian busi, filter udara, dan penyetelan mesin.
Service Ringan
Servis berkala seperti penggantian oli, filter oli, dan pemeriksaan umum mesin.
Service Berat
Servis mendalam yang meliputi penggantian komponen aus, overhaul mesin, atau perbaikan transmisi.
Spooring
Penyetelan sudut kemudi roda agar sejajar dan mobil tidak oleng saat dikendarai.
Balancing
Penyeimbangan ban dan velg agar putaran roda merata dan tidak bergetar.
Rotasi Ban
Pemindahan posisi ban depan ke belakang atau sebaliknya untuk umur ban yang merata.